Kontrasepsi pasca keguguran dan penjelasannya

Kesuburan dapat kembali kira kira 14 hari setelah keguguran, padahal baru saja mengalami abortus sehingga dimungkinkan harus istirahat dulu untuk persiapan rahim dan yang lainnya. Ada beberapa pilihan cara kontrasepsi bagi ibu yang habis mengalami keguguran (abortus), diantaranya : alat kontrasepsi kondom, pil hormonal, suntikan dan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim) atau IUD.

Prinsip pelayanan kontrasepsi saat ini adalah memberikan kemandirian pada ibu dan pasangan untuk memilih metode yang diinginkan. Bidan anda atau dokter spesialis kandungan yang memberi pelayanan berperan sebagai konselor dan fasilitator, jadi silahkan bertanya semuanya kepada mereka sejelas mungkin dan juga pengaruhnya pada kandungan anda setelah keguguran.

Saya akan menjelaskan beberapa keunggulan dan kelemahan dari macam-macam alat kontrasepsi tersebut diatas agar menjadi tambahan pengetahuan kita bersama tentang kembalinya masa kesuburan seseorang pasca keguguran, diantaranya yaitu:

alat kontrasepsi Kondom

Kondom atau jaswadi adalah alat kontrasepsi atau alat untuk mencegah kehamilan atau penularan penyakit kelamin pada saat bersanggama. ALat kontrasepsi jenis ini biasanya dibuat dari bahan karet latex dan dipakaikan pada alat kelamin pria atau wanita pada keadaan ereksi sebelum bersanggama (bersetubuh) atau berhubungan suami-istri.

Kondom tidak hanya dipakai oleh lelaki, terdapat pula kondom wanita yang dirancang khusus untuk digunakan oleh wanita. Kondom ini berbentuk silinder yang dimasukkan ke dalam alat kelamin atau kemaluan wanita. Alat kontrasepsi kondom ini akan sangat efekti jika cara penggunaannya benar sesuai dengan petunjuk yang ada di box atau kotak kemasan.

Cara kerja kondom wanita sama dengan cara kondom lelaki, yaitu mencegah sperma masuk ke dalam alat reproduksi wanita. Manfaat, keterbatasan maupun efek samping yang ditimbulkan kondom wanita, hampir sama dengan kondom lelaki. Tingkat efektivitas kondom wanita akan tinggi, apabila cara menggunakannya benar. Angka kegagalan kontrasepsi kondom sangat sedikit yaitu 2-12 kehamilan per 100 perempuan per tahun.

  • waktu aplikasi segera artinya bisa langsung pakai
  • efektifitasnya tergantung dari tingkat kedisiplinan pasutri (pasangan suami istri)
  • sebaiknya dipakai dari awal sebelum hubungan agar tingkat kegagalan kecil

Pil hormonal

Pil hormonal ini di masyarakat umum sering disebut dengan nama Pil KB dan ini merupakan metode kontrasepsi bentuk tablet yang mengandung hormon estrogen dan progesteron, atau hanya progesteron saja. Tergantung jenisnya, metode kontrasepsi dengan pil KB, terdiri dari 21-35 tablet yang diminum dalam 1 siklus dan berkelanjutan. Keuntungan dan kerugian memakai metode pil hormonal ini adalah :

  • waktu aplikasi segera, artinya begitu diminum sudah bekerja
  • efektifitasnya cukup efektif dengan tingkat keberhasilan cukup tinggi tetapi perlu ketaatan penggguna pil untuk minum secara teratur dan masalah ketaan inilah yang sering membuat kontrasepsi ini gagal
  • menurut saya perlu konsultasi dengan bidan anda atau dokter spesialis anda jika punya keluhan lain yang berhubungan dengan horman misal payudara sakit, haid tidak teratur dan lain sebagainya

alat kontrasepsi  Suntikan

Alat kontrasepsi suntikan atau masyarakat sering menyebut dengan nama Suntik KB adalah kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon progestogen (progestin), yang serupa dengan hormon alami wanita, yaitu progesteron. Hal ini dapat menghentikan Anda berovulasi. Biasanya, suntik KB disuntikkan pada bagian tertentu pada tubuh Anda, seperti di paha, pundak, di bawah perut, atau lengan atas.

Untuk memakai metode ini diperlukan bantuan petugas medis, karena penggunaannya perlu disuntik dan untuk melakukan itu hanya orang medis saja yang berhak melakukannya. Anda bisa datang ke bidan anda atau dokter spesialis kandungan anda untuk membantu penggunaan metod kontrasepsi ini. Berikut keunggulan dan juga hal-hal yang perlu dilakukan bila memilih cara kontrasepsi ini :

  • waktu aplikasi atau penggunaan adalah bersifat segera, artinya saat suntikan dilakukan maka efek atau daya kerja alat kontrasepsi ini sudah dimulai
  • diperlukan konseling untuk pilihan hormon tunggal atau kombinasi, konseling ini dengan tujuan agar kita dapat menentukan jenis mana yang cocok dengan kita dan diharapkan menurunkan efek samping dari kontrasepsi suntik ini
  • sama seperti pil hormon saran dari saya adalah konsultasikan dengan bidan anda atau dokter spesialis anda jika punya keluhan lain yang berhubungan dengan hormon misal payudara sakit, haid tidak teratur dan lain sebagainya

Perlukah memakai kontrasepsi pasca keguguran

alat kontrasepsi  Implant atau susuk

Implan atau susuk  adalah tabung kecil berukuran sekitar 40mm panjang yang dimasukkan di bawah kulit biasanya lengan atas oleh ahli kesehatan dibidangnya, biasanya dilakukan oleh seorang dokter spesialis. Implan adalah salah satu metode pengendalian kelahiran yang paling efektif. Setelah itu dimasukkan mencegah kehamilan dengan melepaskan hormon yang mencegah indung telur dari pelepasan sel telur dan dengan penebalan lendir serviks. Implan dapat mencegah kehamilan hingga tiga tahun. Kunggulan implant ini dan juga hal-hal yang perlu dilakukan sebelum memilih ini adalah :

  • waktu aplikasi segera, artinya segera bekerja begitu alat kontrasepsi implan atau susuk ini dimasukkan
  • butuh seorang paramedis untuk melakukannya misal bidan anda
  • Sesuai untuk pasangan yang ingin kontrasepsi jangka panjang
  • ada resiko pengaruh terhadap hormon seseorang, karena memang kontrasepsi ini berjenis hormonal
  • konsultasikan dulu sebelum dilakukan pemasangan agar memperoleh informasi yang benar dari sumber yang berkompeten karena saat kita membaca dari media belum tentu pemahaman kita akan sama dengan maksud tulisan itu

AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) atau IUD

Untuk mencegah kehamilan Alat kontrasepsi dalam rahim umumnya dapat dipasang secara aman setelah aborsi spontan atau diinduksi. kontraindikasi pemasangan AKDR pasca keguguran antara lain infeksi pelvik, abortus septik atau komplikasi serius dari abortus. Teknik pemasangan AKDR masa interval digunakan untuk abortus trimester pertama jika apa terus terjadi di atas usia kehamilan 16 minggu pemasangan Alat kontrasepsi dalam rahim harus dilakukan oleh tenaga yang mendapat pelatihan khusus

  • Waktu aplikasi segera atau setelah tindakan ataupun setelah kondisi pasien memuaskan
  • dengan pertimbangan kondisi pasien tidak anemis atau tidak ada tanda – tanda infeksi
  • pemasangan harus dilakukan pihak yang berkompetensi misal bidan anda atau dokter spesialis kandungan anda

Tubektomi

Tubektomi adalah pemotongan saluran indung telur (tuba fallopi) sehingga sel telur tidak bisa memasuki rahim untuk dibuahi. Tubektomi bersifat permanen. Walaupun bisa disambungkan kembali, namun tingkat fertilitasnya tidak akan kembali seperti sedia kala. Tubektomi adalah salah satu alternatif KB (Keluarga Berencana). (wikipedia.org)

  • waktu aplikasi segera
  • sesuai untuk pasangan yang ingin menghentikan vertilitas
  • harus dilakukan oleh seorang dokter spesialis

Nah dengan mengerti sedikit penjelasan singkat ini tentang kontrasepsi setelah keguguran saya berharap banyak agar ibu dan pasangannya untuk bersikap lebih bijak dan juga tidak menutup diri saat konsultasi, tidak perlu malu kepada bidan anda atau dokter spesialis kandungan anda, katakan semuanya dan mereka akan membantu anda sesuai kemampuan dan pengetahuan yang dimilikinya.

Tags:, ,

Categories: Berbagi pengalaman, Kehamilan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *