Ini yang perlu diketahui remaja menjelang masa puber

Ada suatu kata yang mungkin membuat remaja agak sedikit sungkan jika mengatakannya yaitu “Puber”. Hal ini terutama dan khususnya untuk remaja yang berada di pedesaan. Tapi apa sebenarnya puber itu? Pernyataan spontan sebagian remaja menanggapi masa peralihan mereka antara masa kanak-kanak ke masa dewasa. Masa puber merupakan siklus kehidupan yang harus dilewati oleh setiap remaja untuk menjadi lebih dewasa dalam berpikir dan bertanggung jawab atas dirinya. Tidak ada batas yang tajam antara akhir masa kanak-kanak dan awal masa pubertas, akan tetapi dapat dikatakan pubertas dimulai dengan timbulnya ciri-ciri kelamin sekunder diikuti perubahan psikis dan berakhir kalau sudah ada kemampuan reproduksi.

Pubertas pada wanita mulai kira-kira pada umur 8-14 tahun (biasanya diatandai awal dengan haid atau menstruasi) dan berlangsung kurang lebih selama 4 tahun. Pada masa ini ovarium mulai berfungsi, pengaruh peningkatan hormone memacu pertumbuhan badan lebih cepat, pembentukan alat-alat genital mencapai bentuk dan sifat seperti orang dewasa. Mengetahui masalah awal yang terjadi pada usia sedini mungkin akan sangat membantu remaja untuk mengenal diri mereka sendiri. Begitu juga dengan orang tua yang mengerti dan mengenal masa ini, maka akan sanggup menghadapi perubahan yang terjadi pada putra – putrinya tanpa ada rasa cemas yang berlebihan.

 masalah puberitas

Penyimpangan masa pubertas pada wanita ada dua yaitu Pubertas dini dan Pubertas tarda. Apa perbedaan diantara keduanya? dan mengapa hal ini bisa terjadi? akan saya bahas di tulisan berikut.

  • Pubertas dini ini terjadi pada masa hormone pertumbuhan diproduksi sebelum anak berumur 8 tahun, sehingga cirri-ciri kelamin sekunder, haid pertama/menarche dan kemampuan reproduksi terdapat sebelum waktunya. Dalam kepustakaan dikabarkan ada anak umur 5 tahun 8 bulan melahirkan bayi.
  • Pubertas tarda, pada masa ini hormone pertumbuhan diproduksi terlambat, antara umur 14-16 tahun.biasanya tidak ada kelainan yang mencolok, dapat disebabkan oleh faktor keturunan, gangguan kesehatan, dan kekurangan gizi.

Setelah mengetahui masalah puber ini hendaknya kita sebagai orang tua memberi penjelasan pada siswa tentang masalah pergaulan, jangan sampai anak-anak kita menjadi salah dalam bergaul sehingga menyebabkan kehancuran moral anak bangsa yang notabone adalah penerus generasi bangsa Indonesia. pengetahuan bijak akan meningkatkan kualitas hubungan antara anak dan orang tua. Semoga bermanfaan, Amin!

Ini yang perlu diketahui remaja menjelang masa puber. Post by: Dian Prawesty | 4.5
Tags:, , ,

Categories: Ibu dan Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *