Panduan Khusus untuk Pria saat Istri Hamil

Sebagaimana saya uraikan kemarin di artikel tentang kesiapan kehamilan, salah satunya adalah memperhatikan kondisi hubungan suami istri. Pada saat hamil diharapkan hubungan ini berjalan lebih bagus lagi karena akan sangat berpengaruh pada perkembangan janin yang dikandung oleh si isteri.

Hamil memang merupakan bagian dari seorang wanita. Akan tetapi sebagai seorang pria, suami tidak boleh melupakan tugasnya dalam mendampingi istri. Ada banyak hal yang tidak diketahui pria saat wanita hamil sehingga mereka cenderung untuk cuek saja atau tidak mengetahui apa yang harus dilakukan. Untuk mengurangi dampak dari ketidak tahuan suami, berikut adalah beberapa panduan yang cocok untuk anda yang memiliki istri yang hamil.

Panduan Khusus untuk Pria saat Istri Hamil

A. Perhatian

Ketika seorang wanita hamil, kondisi hati atau mood mereka cenderung sangat labil dan bisa berubah dalam hitungan detik. Setiap ibu hamil berhak mendapatkan perhatian lebih dan kesabaran seorang suami. Karena tidak sedikit dari mereka yang tidak memiliki pengalaman akhirnya bertengkar atau berantem. Pengetahuan pria mengenai kondisi yang dialami oleh ibu hamil terutama soal perubahan mood menyebabkan mereka kurang sabar.

Selama kehamilan, terutama di trisemester pertama, seorang suami dituntut untuk memberikan banyak perhatian karena terkadang hormon menyebabkan seorang ibu bisa menginginkan sesuatu yang tidak terduga. Entah itu perhatian, atau mereka juga bisa meminta suami untuk melakukan sesuatu yang aneh. Terkadang, terlihat tidak penting namun sangat berarti bagi wanita hamil.

B. Bersiaplah tidur sendiri

Beberapa wanita hamil cenderung untuk mencari tempat yang membuat mereka nyaman untuk beristirahat atau tidur. Jadi jangan heran apabila anda menemukan istri tidur di ruang tamu, di sofa atau di kursi malas. Saat seperti ini biasanya suami dituntut lebih sabar lagi karena istri mengalami banyak perubahan baik fisik maupun pesiologis, sehingga hanya perhatian dan kesabaran yang dapat membantu dalam menjalani keadaan ini terumata hamil anak pertama.

C. Kunjungan prenatal

Kunjungan prenatal adalah kunjungan ke dokter kandungan atau bidan untuk memeriksakan kondisi kehamilan si ibu, hal ini perlu rutin dilakukan guna menjaga kondisi perkembangan janin yang maksimal sesuai dengan harapan. Pada satu atau dua generasi yang telah lalu, kunjungan prenatal seorang ayah tidak pernah dilakukan. Apalagi kunjungan itu dilakukan bersama istri yang sedang hamil untuk tes di dokter. Namun, saat ini seorang ayah justru dianjurkan untuk pergi ke dokter dalam rangka menemani istri memeriksakan kehamilannya. Jika semuanya berjalan dengan lancar, setidaknya ada 15 kunjungan prenatal rutin yang dijadwalkan untuk ibu hamil.

Jika seorang suami bisa ikut, maka hal tersebut akan menjadi keuntungan yang sangat luar biasa. Seorang wanita tentu sangat menghargai hal tersebut. Disamping itu, anda juga bisa mengetahui hasil USG serta berbagai hal yang menjadi masukan dokter. Selama melakukan tes, biasanya dokter akan memberikan suami istri beberapa saran umum untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat dan saran-saran cara mengatasi berbagai kondisi medis tertentu.

D. Menghadapi persalinan

Persiapan menghadapi persalinan tidak saja perlu dilakukan oleh pihak yang mengalami kehamilan tetapi wajib juga dipersiapkan untuk sang suami, biasanya seorang ibu sudah merencanakan bagaimana persalinan yang mereka inginkan. Oleh karena itu bagi pihak pria harus mempersiapkan dengan matang terutama dengan kerjaaan, jika memungkinkan tidak jauh dari istri serta mempersiapkan minimal surat ijin untuk mendampingi saat istri melahirkan. Selain itu, biasanya para istri juga sudah menyusun rencana dimana hal tersebut dilangsungkan. Itulah sebabnya anda harus bersiap-siap mengambil cuti pada saat persalinan semakin dekat. Dianjurkan kepada setiap pasangan untuk pergi ke rumah sakit setidaknya 48 jam sebelum persalinan atau sebelum jatuh tempo. Hal tersebut akan memberikan banyak keuntungan terutama dalam menenangkan diri untuk mengusir rasa takut.

Saat wanita memasuki kontraksi, biasanya mereka membutuhkan orang-orang terdekat untuk menemani mereka dan untuk memberikan rasa nyaman. Walaupun ada dokter, bidan dan suster, mendapatkan perhatian khusus dari suami, orang terdekat atau ibu biasanya akan sangat membantu. Sepengetahuan saya saat tugas di RSUD bagian bersalin, suami harus mendampingi istrinya saat proses kelahiran si bayi. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan mental kepada istri juga memberikan pelajaran bagaimana si istri berkorban demi kelahiran si bayi, diharapkan pasca kelahiran hubungan suami istri mereka semakin bagus yang akhirnya juga untuk perkembangan bayi sebagai generasi penerusnya.

Panduan khusus untuk pria saat istri hamil ini bukan merupakan suatu panduan mati atau paten, tetapi dengan sedikit pengalaman yang saya punya diharapkan para bapak untuk lebih mengerti perasaan istrinya serta lebih memperhatikan dan lebih sayang kepada istrinya. Semoga artikel ini bermanfaat. Amin

Panduan Khusus untuk Pria saat Istri Hamil. Post by: Dian Prawesty | 4.5
Tags:, , ,

Categories: Kehamilan, Persalinan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *