Mengenal hamil anggur atau mola hidatidosa

Setelah kemarin bercerita tentang tanda-tanda serta diagnosa kehamilan, saya kemudian terfikirkan bagaimana kalau tanda-tanda tersebut bisa salah? Nah, di kalangan umum hal ini sering terjadi yaitu seorang calon ibu merasa hamil tapi palsu namanya hamil anggur atau di dunia kesehatan bidan anda menyebut “mola hidatidosa”. Apa sebenarnya yang terjadi? dan apakah itu hamil anggur?

Hamil anggur bisa terjadi pada semua wanita, menurut penelitian frekuensi mola lebih besar terjadi pada wanita asia dibandingkan dengan wanita negara barat. Di asia angka kejadiannya adalah 1 atas 120 kehamilan, sedangkan di negara-negara barat angka kejadiannya 1 atas 2000 kehamilan. Melihat fenomena diatas tidak ada salahnya jika kita mengetahui lebih jauh tentang “hamil anggur” (sebutan orang awam) dalam istilah kedokteran disebut dengan “mola hidatidosa“.

Mola hidatidosa (hamil anggur) adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terbentuk akibat kegagalan pembentukan janin. Bakal janin tersebut dikenal dengan istilah mola hidatidosa. Istilah hamil anggur digunakan karena bentuk bakal janin tersebut mirip dengan gerombolan buah anggur. Mola hidatidosa juga dapat didefinisikan sebagai penyakit yang berasal dari kelainan pertumbuhan calon plasenta (trofoblas plasenta) dan diserai dengan degenerasi kistik villi serta perubahan hidropik.

hamil anggurHamil anggur atau mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal dimana setelah fertilisasi atau pembuahan hasil konsepsi berkembang menjadi embrio tetapi terjadi proliferasi dari vili koriolis disertai dengan degenerasi hidropik. Uterus atau rahim melunak dan berkembang lebih cepat dari usia kehamilan yang normal, tidak dijumpai adanya janin, cavum uteri hanya terisi jaringan seperti buah anggur.

Hamil anggur atau mola hidatidosa dapat terjadi karena:

  • Tidak ada buah kehamilan (agenesis) atau ada perubahan (degenerasi) sistem aliran darah terhadap buah kehamilan, pada usia kehamilan 3-4 minggu.
  • Aliran darah yang terus berlangsung tanpa bakal janin, sehingga terjadi peningkatan produksi cairan sel trofoblas.
  • Kelainan substansi kromosom (kromatin) seks

Gejala klinik mola mirip dengan kehamilan muda dan abortus imminens, tetapi gejala mual dan muntah lebih hebat, sering disertai gejala seperti pre eklamsia. Pada pemeriksaan palpasi tidak ditemukan ballotement layaknya kehamilan normal, tidak ada gerak janin dalam auskultasi, pada pemeriksaan ultrasonografi (USG) ditemukan gambar seperti sarang tawon tanpa adanya janin.

Terus sekarang jika sudah terkena atau divonis mengalami hamil anggur, bagaimana kita mengobatinya dan apa yang bisa dikerjakan oleh seorang paramedis. Untuk tingkat pengobatan bukan bagian dari bidan anda tetapi harus atas pengawasan dokter spesialis kandungan. Untuk wanita yang masih ingin punya anak, pengobatan dapat dilakukan dengan membersihkan rahim (kuret). Sedangkan untuk yang tidak ingin punya anak, dapat dilakukan dengan pengangkatan rahim.

Demikian artikel saya tentang hamil anggur ini, mulai dari definisi, gejala serta gambaran apa yang terjadi dalam rahim dan terakhir bagaimana tindakan paramedis untuk mengobatinya. Semoga artikel dari bidananda.com ini bisa menjadi pencerah dan bermanfaat bagi kita semua. Amin!

Mengenal hamil anggur atau mola hidatidosa. Post by: Dian Prawesty | 4.5
Tags:, , , ,

Categories: Kehamilan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *